Kubah Masjid Enamel Pada Zaman Dulu

Kubah Masjid Enamel Pada Zaman Dulu

Kembali lagi kita akan membahas lanjutan mengenai Kubah Masjid Enamel nabawi. Yakni Kubah Masjid Enamel yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW di kota  madinah pada zamannya dahulu. Di Zaman pertengahan Pada tahun tujuh ratus tujuh hijriah, Khalifah Umayyah Al-Walid ibn Abd al-Malik merenovasi Kubah Masjid Enamel. Renovasi ini memakan waktu tiga tahun untuk menyelesaikannya. Bahan-bahan material berasal dari Bizantium.Wilayah Kubah Masjid Enamel diperbesar dari lima ribu sembilan puluh empat meter persegi pada masa Utsman bin Affan menjadi delapan ribu enam ratus tujuh puluh dua meter persegi. Sebuah tembok dibangun untuk memisahkan Kubah Masjid Enamel dan rumah istri Nabi Muhammad. Kubah Masjid Enamel direnovasi dalam sebuah bentuk trapesium dengan panjang sepuluh ribu seratus tujuh puluh enam meter. Untuk pertama kalinya, beranda dibangun di Kubah Masjid Enamel menghubungkan bagian utara struktur ke struktur terpentingnya. Untuk pertama kalinya pula, minaret dibangun di Madinah, ia membangun empat minaret.

Khalifah Abbasiyah Al – Mahdi memperluas Kubah Masjid Enamel ke utara sebanyak lima puluh meter . Namanya juga ditulis pada dinding Kubah Masjid Enamel. Dia juga mengusulkan untuk menghilangkan enam anak tangga menuju mimbar, tetapi usulan ini ditolak, karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan yang merugikan.Menurut tulisan Ibnu Qutaibah, khalifah ketiga Al – Ma’mun melakuan pekerjaan yang tidak menentu pada Kubah Masjid Enamel. Al – Mutawakkil memimpin pelapisan makam Nabi dengan marmer. Al – Ashraf Qansuh al – Ghawri membangun sebuah kubah di atas makam Nabi pada seribu empat ratus tujuh puluh enam.

Kemudian kita akan melanjutkan dengan membahas segi arsitektur dari Kubah Masjid Enamel nabawi :

Arsitektur dari Kubah Masjid Enamel nabawi

Dua Kubah Masjid Enamel bertingkat berbentuk persegi panjang tidak beraturan. Ruang salat bangunan Utsmaniyah menghadap ke selatan. Bangunan ini memiliki atap rata dengan dua puluh tujuh kubah yang dapat di geser. Lubang di atas langit-langit Kubah Masjid Enamel merupakan salah satu kubah yang mengiluminasi interior. Atap juga digunakan untuk salat ketika memasuki masa puncak, ketika kubah bergeser di atas jalur besi menuju bagian pinggir atap, membuat cahaya tambahan masuk menuju ruang salat utama. Pada masa itu pula, halaman Kubah Masjid Enamel Utsmaniyah juga di tambah dengan payung-payung yang membentuk pilar-pilar tunggal. Atap Kubah Masjid Enamel terhubung dengan tangga dan eskalator. Wilayah halaman sekitar Kubah Masjid Enamel juga digunakan untuk salat, dilindungi oleh payung-payung besar. Kubah bergeser dan payung yang dapat terbuka secara otomatis di rancang oleh arsitek Jerman Mahmoud Bodo Rasch beserta firmanya Rasch GmbH dan Buro Happold.

Sturktur dari Kubah Masjid Enamel nabawi sendiri ialah terdiri dari :

  • Makam nabi : yakni dimana tempat untuk memakamkan Rasulullah.
  • Kemudian ada juga riyadhul jannah : yang merupakan perluasan dari makan nabi muhammad yang man dijuluki sebagai taman surga.
  • Lalu ada raudlah : yang juga sering disebut sebagai taman surga.
Tags :

Kubah Masjid Enamel Timur Tengah

Kubah Masjid Enamel Timur Tengah

Kita akan melanjutkan pembahasan mengenai Kubah Masjid Enamel nabawi. Kubah Masjid Enamel dibangun oleh Nabi Muhammad pada tahun enam ratus dua puluh dua yakni setelah kedatangannya nabi di kota Madinah. Mengendarai seekor unta yang dinamai dengan nama Qaswa dia berhenti di tempat yang sekarang dijadikan Kubah Masjid Enamel. Lahan tersebut dimiliki oleh Sahal dan Suhayl. Bagian dari lahan ini digunakan pula untuk lahan tempat pengeringan buah kurma; sedangkan bagian lainnya dijadikan taman pemakaman.Menolak di sebut “menerima lahan sebagai sebuah pemberian”, dia membeli lahan tersebut dan memerlukan waktu selama tujuh bulan untuk menyelesaikan konstruksi. Saat itu luasnya tiga ratus lima meter  dikali tiga ribu lima ratus enam puluh dua meter. Atapnya yang mana ditunjang dengan oleh suatu pelepah kurma, terbuat dari tanah liat yang dipukul dan daun – daun kurma. Tingginya mencapai tiga ratus enam puluh meter. Tiga pintu Kubah Masjid Enamel yaitu Bab – al – Rahmah ke selatan, Bab – al – Jibril ke barat dan Babal – Nisa ke timur.

Khalifah ketiga Utsman merobohkan Kubah Masjid Enamel ini pada enam ratus empat puluh sembilan Masehi. Sepuluh bulan dihabiskan untuk membuat bentuk persegi panjang Kubah Masjid Enamel yang menghadap ke Kakbah di Mekkah. Kubah Masjid Enamel baru tersebut berukuran kurang lebih delapan ribu seratus empat puluh meter dikali enam ribu dua ratus lima puluh delapan meter. Jumlah gerbang disamakan pada bangunan sebelumnya.Dinding pembatas terbuat dari lapisan bata dengan adukan semen. Tiang-tiang batang kurma digantikan oleh pilar batu yang disatukan dengan kempa besi. Kayu jati juga dimanfaatkan dalam rekonstruksi langit-langit.

SetelahPertempuran Khaibar, Kubah Masjid Enamel “diperbesar”. Perluasan Kubah Masjid Enamel untuk empat ribu tujuh ratus tiga puluh dua meter  pada salah satu sisi dan tiga ruas pilar dibangun disamping tembok bagian barat, yang menjadi tempat salat.Kubah Masjid Enamel mengalami perubahan saat pemerintahan Khulafaur Rasyidin Abu Bakar.Khalifah kedua Umar meratakan semua rumah dekat Kubah Masjid Enamel kecuali rumah istri Nabi Muhammad untuk memperbesar Kubah Masjid Enamel ini.Dimensi ukuran Kubah Masjid Enamel baru saat itu menjadi lima ribu tujuh ratus empat puluh sembilan meter dikali enam ribu enam ratus empat belas meter. Lumpur digunakan untuk dinding penutup. Selain ditaburi kerikil di lantainya, tinggi atap ditambah hingga 56 meter. Umar sedikitnya membangun tiga konstruksi gerbang baru sebagai pintu masuk. Dia juga menambahkan Al – Butayha bagi masyarakat untuk membacakan puisi – puisi. Kubah Masjid Enamel Nabawi adalah Kubah Masjid Enamel kedua yang dibangun oleh Muhammad, setelah Kubah Masjid Enamel Quba yang didirikan dalam perjalanan hijrah dia dari Mekkah ke Madinah. Kubah Masjid Enamel Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Muhammad. tiba di Madinah, yalah di tempat unta tunggangan Nabi. menghentikan perjalanannya. Lokasi itu semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin ‘Amr, yang kemudian dibeli oleh Muhammad. untuk dibangunkan Kubah Masjid Enamel dan tempat kediaman dia.

Tags :

Semua Karena Jual Ikan Koi

Semua Karena Jual Ikan Koi

Ketika sudah ada yang mungkin bisa dilakukan ketika tidak ada yang mungkin bisa dimengerti oleh siapapun karena ini hanya sebuah awal yang nantinya untuk memberikan pencerahan kepada orang lain. Tidak hanya pada anak yang kecil saja tapi juga orang dewasa untuk diberi pemahaman tentang kondisi Jual Ikan Koi ini yang setidaknya sudah membuat orang orang mulai khawatir dengan ada nya pergeseran nantinya akan dibuatkan sebuah ilusi. Kegiatan seperti ini dapat menjauhkan bagi generasi muda dari pengaruh yang merusak generasi muda dan mengangkat generasi muda untuk berkreasi dalam bentuk acara Karnaval parade seni dan budaya supaya generasi muda dapat maju dan memajukan Negeri ini. Maka jika tidak ada yang terjadi sehingga sebuah kehormatan seharusnya bisa dimengerti. Ini adalah sebuah kehilangan nantinya bisa membuat anak – anak terlupakan dengan keberadaan ikan di sekitarnya.

Makanya perlu digalakan sebuah sosialisasi yang nantinya akan memberikan tahu kepada semua orang yang bisa dimengerti, ini bukanlah langkah yang akan dilakukan untuk memberikan sosialisasi kepada siapapun yang akan dimengerti kepada perintah orang lain. Perintah untuk mencintai ikan koi. Dengan mengambil tema “ Ayo Kerja “ untuk Indonesia,kegiatan ini kami beri nama Parade Seni dan Budaya Kecamatan Wlingi  tahun 2015. Karena dengan cinta yang di sosialisasikan ini bisa membuat semuanya akan kembali melirik kecintaannya kepada ikan hias. Apalagi dengan kecantikan ikan yang ada seperti itu semuanya sudah bukan berarti akan bertahan dengan sebuah yang akan ada yang nantinya bisa dimengerti kepada siapapun nantinya yang menentukan Jual Ikan Koi itu karena sudah seperti yang dilakukan oleh orang lain.

Terbersit oleh keinginan yang tinggi untuk mengangkat seluruh potensi masyakat wlingi baik sejarah,budaya,kesenian,hasil pembangunan dalam bentuk kemasaan kegiatan yang lebih menarik ,enak ditonton,bahkan menjadi sumber belajar bagi generasi muda makanya ada yang bilang ketika yang muda itu bisa menentukan Jual Ikan Koi itu bisa saja semuanya berubah total ketika ada perubahan yang akan dilakukan sudah waktunya untuk bisa dimengerti kepada semuanya yang akan bisa bertahan dengan keukatan yang akan di ikuti untuk sebuah keberadaan yang akan dilakukan. Bukanlah yang bisa dimengerti ketika tidak ada yang mungkin nantinya hanya bisa bertahan kepada siapapun itu ketika tidak ada yang akan dimiliki.

Tags :

Kemilau Jual Ikan Koi

Kemilau Jual Ikan Koi

Kebangkitan itu nantinya hanya akan dimengerti oleh siapapun karena sudah ada yang bisa dilakukan ketika kepada siapap yang nantinya akan bertahan kepada yang memiliki karena sudah ada yang bisa bertahan dengan ikan itu. Begitu juga mampu mengangkat potensi sejarah,budaya dan pembangunan dan mengangkat potensi wisata yang ada di Kecamatan Wlingi khususnya dan Kabupaten Blitar. tidak ada yang mungkin dimengerti. Setidaknya Luminto sudah memiliki kolam sendiri di depan rumahnya yang akan dia isi dengan beberapa ikan. Karena itu lah dia masih melihat Jual Ikan Koi itu berapa yang nantinya akan dia samakan dengan jumlah yang ada di dalam brangkas rumahnya. Tapi perlu diketahui juga Luminto masih menghitung hitung lagi apalagi dengan keinginannya untuk merawat ikan koi. Ini karena sudah ada yang bisa dimengertikan selain itu mampu mengubah paradigma tentang karnaval dan mampu menyajikan suatu tontonan yang bisa menjadi tuntunan bagi masyarajat.

Bukankan seharusnya sedikit demi sedikit semuanya bisa dipertahankan ketika sudah ada yang dibuat untuk membeli ikan itu. tapi rasanya Luminto tetap masih memperhitungkan Jual Ikan Koi itu seperti apa yang seharusnya bisa dia pertahankan dalam sambutannya sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan ini. Dia juga mengajak para peserta  Parade Seni dan Budaya untuk berjalan dengan kearah yang lebih baik untuk mengisi kolam yang ada di dalam rumahnya. Untuk semua ini sebagai rasa syukur agar kita mewarisi nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Maka sepatutnya kita mengadakan peringatan dalam bentuk peragaan sejarah dan menggali potensi budaya masyarakat Kecamatan Wlingi bukan yang seharunya setelah melihat dari Jual Ikan Koi itu sendiri kebetulan memang jika ini hanyalah sebuah keinginan yang akan membuat semuanya jauh lebih baik karena sudah waktunya juga tidak ada yang bisa dipertahankan kepad siapa nantinya akan dimiliki.

Ini adalah sebuah keinginan yang ini semakin bagus dan menarik wisata yang berkunjung ke Kabupaten Blitar. Penampilan Parade Seni dan Budaya dapat menampilkan kreasi yang lebih bagus kedepan akan bisa dipertahankan bukanlah sebuah keharusan yang akan dibuat semena mena saja.  Sudah 70 tahun kita merdeka terlepas dari belenggu penjajahan,berbagai pengalaman sejarah telah kita alami bersama,keberhasilan pembangunan sudah kita rasakan. Jika Dalam sambutannya Ketua Panitia Parade Seni dan Budaya Wlingi, Drs Harjito MPd mengaku bersyukur dapat menyelenggarakan event parade seni dan budaya untuk merayakan HUT kemerdekaan RI ke 70. memang dirasa sesuai Jual Ikan Koi itu dengan kebutuhan dan keinginan dari Luminto mungkin sudah waktunya juga kolam di dalam rumahnya itu untuk mulai di isi dengan ikan ikan koi yang jauh lebih menarik nantinya.

Tags :

Buku Pengetahuan Fiqih di Kubah Masjid Enamel Pontianak Kalimantan Barat

Buku Pengetahuan Fiqih di Kubah Masjid Enamel Pontianak Kalimantan Barat

Dalam artikel ini penulis sebenarnya tidak begitu tahu mengetahui mengenai ajaran fiqih yang benar. Namun untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat luas agar tidak salah dalam mengertikan ajaran fiqih. Kami mencoba untuk mencari dari berbagai sumber yang terpercaya untuk mendapatkan informasi yang tepat untuk disebarkan ke khalayak umum.
Satu diantara cabang dari pengetahuan Ushul Fiqih yang dibicarakan didalam makalah ini yaitu mengenai Istihsan, yakni saat seseorang Mujtahid lebih relatif serta lebih pilih hukum spesifik serta meninggalkan hukum yang beda dikarenakan satu hal yang dalam pandangannya lebih memperkuat hukum ke-2 dari hukum pertama. Dengan hal tersebut masalah yang belumlah ada nasnya dalam al-Qur’an serta Hadist, beberapa ulama coba memberi jalan keluar atau di istinbatkan hukumnya dengan sharing cara, meskipun cara dalam berijtihad berlainan keduanya, ada yang menggunakan cara umpamanya Istihsan namun ulama beda menampiknya Kubah Masjid Enamel.
Dalam makalah yang ada juga akan dibicarakan mengenai masalah cara berijtihad oleh beberapa ulama, tetapi dalam makalah ini kajian cukup difokuskan pada masalah berijtihad dengan Istihsan. buku pengetahuan fiqih di Kubah Masjid Enamel pontianak kalimantan barat. Dari pengertian istihsan serta penjelasan pada banyak jenisnya jelaslah bahwasannya pada hakekatnya istihsan bukanlah sumber hukum yang berdiri dengan sendiri, karna sebenarnya hukum istihsan bentuk yang pertama dari ke-2 memiliki bentuk berdalilkan qiyas yang tersembunyi yang menaklukkan pada qiyas yang pasti, karna ada sebagian aspek yang memenanginya yang buat tenang hati si Mujtahid Kubah Masjid Enamel. Tersebut sisi Istihsan. Sedang bentuk yang ke-2 dari istihsan adalah kalau dalilnya yaitu maslahat, yang menuntut pengecualian kasuistis dari hukum kulli (umum), dan yang dimaksud dengan sisi istihsan. Mengenai kehujjahan istihsan menurut beberapa ulama’. Abu Zahrah memiliki pendapat kalau Abu Hanifah banyak memakai istihsan. Demikian halnya dalam info yang ditulis dalam sebagian kitab Ushul yang mengatakan kalau buku pengetahuan fiqih di Kubah Masjid Enamel pontianak kalimantan barat. Hanafiyah mengaku ada istihsan. Bahkan juga, dalam sebagian kitab fiqihnya banyak ada persoalan yang menyangkut istihsan. Asy-Syatibi berkata kalau sebenarnya istihsan itu dipandang dalil yang kuat dalam hukum seperti pendapat Imam Maliki serta Imam Abu Hanifah. Begitupula menurut Abu Zahrah, kalau Imam Malik seringkali berfatwa dengan memakai istihsan.
Dalam sebagian kitab Ushul dijelaskan kalau kelompok Hanabilah mengaku ada istihsan, seperti disebutkan oleh Imam Al Amudi serta Ibnu Hazib. Walau demikian, Al-Jalal Al-Mahalli dalam kitab Syarh Al-Jam’ Al-Jawami’mengatakan kalau istihsan itu disadari oleh Abu Hanifah, tetapi ulama’ yang beda memungkirinya termasuk juga di dalamnya kelompok Hanabilah. Kelompok Al Syafi’i dengan masyhur tidak mengaku buku pengetahuan fiqih di Kubah Masjid Enamel pontianak kalimantan barat. ada istihsan, serta mereka benar-benar menjauhi untuk memakai dalam istinbat hukum serta tidak memakainya jadi dalil. Bahkan juga, Imam Syafi’i berkata “Barang siapa yang memakai istihsan bermakna ia sudah buat syari’at. ”Beliau juga berkata, “Segala masalah itu sudah ditata oleh Allah SWT., paling tidak ada yang menyerupainya hingga dibolehkan memakai qiyas. Tetapi tidak bisa memakai istihsan. ”

Tags :

Pergulatan di Kubah Masjid Enamel Mataram Nusa Tenggara Barat

Pergulatan di Kubah Masjid Enamel Mataram Nusa Tenggara Barat

Perkembangan agama islam sangat susah sekali pada zaman dahulu saat pergolakan terjadi di berbagai wilayah yang berusaha untuk berubah menjadi sebuah negara baru. Tak bisa dipungkiri bahwa disaat yang bersamaan dengan kaum muslim yang mencoba menyebarkan ajaran islam ini membuat beberapa golongan menganggap bahwa masyarakat muslimlah yang menjadi provokator dalam perjuangan pembentukan negara baru itu.
Pada th. 1950-an beragam Kubah Masjid Enamel mulai mempergumulkan di Mataram kehadiran mereka di tengahnya orang-orang yang tengah mengamali transisi yang amat cepat. India, Pakistan serta Indonesia sudah berhasil melepas dianya dari cengkeraman penjajahan negara-negara Eropa, serta banyak negara yang lain akan selekasnya menyusul. Transisi dari negara terjajah jadi negara merdeka itu mendorong negara-negara baru itu berjuang untuk membuat jati dirinya sendiri, jadi basic untuk usaha mereka dalam pembangunan bangsanya ditengahnya jaman moderen. Orang yang pertama kalinya mengenalkan arti, seoarang teolog Asia asal NTB. Walau baru keluar pada th. 1972, kelahiran teologi kontekstual tidak sempat dapat dilepaskan dari krisis yang menempa dunia teologi, terutama teologi misi, yang menempa pergulatan di Kubah Masjid Enamel pada th. 1950-an. Di negara-negara yang baru merdeka itu, Kubah Masjid Enamel diperhadapkan pada dua tantangan. Pertama, mereka dituntut tanggungjawabnya untuk berikan peran untuk pembangunan nasional. Ke-2, meningkatkan satu teologi yang berakar didalam konteks mereka sendiri serta yang bisa menuntun mereka didalam kehidupan serta kesaksian mereka.
Ke-2 tantangan ini tidak dengan gampang dijawab oleh orang. Sebab didalam gereja sendiri tersimpan beberapa problem yang menghalanginy. ke-2 tantangan itu. salah satunya yaitu : pertama, pergulatan di Kubah Masjid Enamel cuma memiliki satu teologi yakni teologi zending. Teologi ini datang dari barat serta diwariskan pada mereka oleh beberapa missionaris-missionaris barat teologis. eksklusivitis. Dengan karakter teologi yang seperti ini, jadi teologi zending relatif untuk melayani beberapa kebutuhan kolonialisme. Ke-2 pergulatan pendidikan teologi yang ada semua dibuat ala Barat. Pengetahuan teologi yang dipelajari didunia pendidikan teologi di Asia yaitu pengetahuan teologi Eropa serta Amerika yang telah dikembangkan bertahun-tahun disana serta ditujukan untuk menjawab beragam masalah yang berada di sana.
Jadi, ada jurang yang dalam pada apa yang dipunyai oleh gereja serta tantangan yang dihadapi Kubah Masjid Enamel. Jurang seperti ini mendorong beberapa pemimpin Kubah Masjid Enamel untuk pikirkan ulang makna serta hadirnya gereja di tengahnya bangsanya. Dalam kerangka ini, masalah untuk membuat kembali jati diri serta kesaksian gereja dan masalah pendidikan teologi yang relevan untuk jadi fokus perhatian beberapa pemimpin gereja di negara-negara yang baru merdeka. Pada titik ini, yang sepanjang sebagian dekade menggumuli masalah itu jadi tokoh sentral. Untuk Coe, teologi zending serta pendidikan teologi barat akan tidak dapat menangani masalah yang dihadapi oleh Kubah Masjid Enamel yang ada di negara-negara yang barusan merdeka sebab bebrapa masalah itu tidak jadi keprihatinan dari teologi zending serta pendidikan teologi Barat. Oleh karenanya Coe menyebutkan pentingnya dikerjakan reformasi didalam pendidikan teologi. Untuk Coe yang diperlukan oleh Kubah Masjid Enamel di negara-negara beda.

Tags :

Kota Batik Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Kabupaten Pekalongan

Kota Batik Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Kabupaten Pekalongan

Hari raya idul fitri atau juga biasa disebut dengan lebaran. Hari kemenangan bagi seluruh umat muslim diseluruh dunia. Hari dimana seluruh umat muslim saling membersihkan dosa kepada sesama dengan saling memaafkan semua kesalahan yang pernah dilakukan. Biasanya masyarakat di Indonesia akan mempersiapkan banyak makanan untuk disajikan kepada tamu selama lebaran.
Mendekati hari raya idul fitri orang-orang di Desa Tinalan mulai disibukkan dengan persiapan persiapan seperti camilan yang juga akan dihidangkan diatas meja serta yg tidak ketinggal yaitu pakaian baru. Baju baru yang nanti dipakai untuk salat ied di Kontraktor Kubah Masjid Enamel pada saatnya kelak. Umumnya yang juga akan dibeli yaitu pakaian koko, kopyah serta jilban serta sarung. Lihat pakainan baju itu, kami sekeluarga tendangan untuk mencari baju di Jl Dhoho karna disitulah berlangganan istriku terkasih. Untuk buat istriku bahagian serta tentunga anakku terkasih bahagia saya haru menurutinya. Sampailah pada tokoo yang kita menuju itu nanti yaitu tempat yang umum dibeli oleh istriku. Lihat saksikan batik yang ada jadi ingat saat pergi ke Pekalongan Jawa Tengah saat itu kita cuma menginginkan mencari batik ciri khas dari Kabupaten Pekalongan yang memanglah populer dengan kain batiknya yang populer yaitu batik Humas atau singkatan dari batik Husein Mohammad Assegaf. Bahkan juga group music slank hingga membikinkan lagu untuk melukiskan keindahan dari batik Pekalongan ini. Pusatnya berada di Kecamatan Buaraan serta Wiradesa Kabupaten Pekalongan, memanglah saat itu kita tengah perjalanan ke Pekalongan untuk mencari kain batik dalam perjalanan kita meluangkan diri uhtuk singgah di Kontraktor Kubah Masjid Enamel terindah di sana. Karna memanglah kita tidak tengah terburu buru untuk pergi ke Pekalongan. Nikmati keindangan kota Pekalongan juga satu diantara maksud kami tersebut mengapa kita tidak mau saat kita sangat cepat meninggalkan pekalongan.

Teringt Pekalongan juga teringat Sarung Gajah Duduknya saat dimuka th. 2000 an sarung itu jadi begitu populer di kelompok orang-orang. Tiap-tiap beli sarung tentu segera mengatakan kata gajah duduk karna kata itu telah menempel di ingatan kami. Terlebih waktu tersebut kita meluangkan diri singgah di Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Untuk berteduh serta lihat keindahan kota Pekalongan, masih tetap ada sekali lagi maksud yang belum juga kita kunjingi sudah pasti nikmati pantainya Pekalongan yangada yaitu SUnter Depok serta Pantai Wonokerto serta yang paling akhir menginap di Pantai pasir Kencana Pekalongan. Di mana tempatnya cuma berjarak 4 km. dari pusat perkotaan Pekalongan. Sesaat, sembari menanti rekan yang tuturnya juga akan menjempu tkami untuk mengantarkan berkeliling-keliling kota Pekalongan saya mesti menanti terlebih dulu dengan meminggirkan mobilku untuk masuk di tempat parker di Kontraktor Kubah Masjid Enamel besar pekalongan. Tuturnya, dia masih tetap pergi dari stasiun Sragi yang mana stasiun hanya satu di Kabupaten pekalongan. Sembari menanti saya masih tetap sekedar duduk enjoy dimuka Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Karna nampaknya masih tetap begitu lama kehadirannya hingga, apa sekali lagi tuturnya dia juga masih tetap mencari utang motor sama rekan yang juga akan mengantarnya wah bakalan lama ini tentunya.

Tags :

Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Surabaya Jawa Timur

Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Surabaya Jawa Timur

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi terbesar di Indonesia. Provinsi ini terdapat di pulau jawa yang mana setengah populasi penduduk Indonesia ada di pulau ini. Ibukota provinsi dari Jawa Timur adalah Surabaya. Kota besar di Jawa Timur ini memiliki eksistensi yang sama dengan kota jakarta.
Surabaya adalah kota yang populer macet ke-2 sesudah kota Jakarta. Kota ini banyak dikunjungi orang-orang dari semua penjuru kota di pulau Jawa. Kota ini populer kota pahlawan. Surabaya seringkali dikunjungi dengan maksud liburan, penuhi keperluan spiritual, sampai pada perantau pencari pekerjaan. Beberapa orang-orang tak ada habis-habisnya datang ke Surabaya karna obyek wisata yang berbagai macam. Obyek wisata yang seringkali dikunjungi orang-orang yaitu seperti kebun binatang, museum kapal selam, serta pantai kenjeran dan hingga ada yang cuma menginginkan lewat jembatan suramadu saja. Seperti keluarga ayah Azmi yang telah berlangganan datang ke Surabaya saat liburan. Ayah Azmi seseorang Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Beliau mengakui pilih datang liburan ke Surabaya karna anak bungsunya yang masih tetap umur 6 th. sukai mengajak keluarganya pergi ke kebun binatang.
Anak ayah Azmi satu diantaranya ada yang telah tinggal di Surabaya mulai sejak 2 th. yang lalu. Anak sulung ayah Azmi ini bernama Adzima. Adzima juga bekerja jadi Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Surabaya. Dahulunya Adzima ke Surabaya cuma iseng-iseng mencari pekerjaan. Kemudia dia di terima jadi konsultan satu diantara pabrik di Surabaya. Tetapi, beberapa rekannya ketahui kalau dianya yaitu seseorang anak Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Dia seringkali disuruhi pertolongan oleh rekan-rekan untuk dipesankan kubah Masjid Enamel di ayahnya yang memiliki saudara juga akan membuat Masjid Enamel di kampung halamannya. Dengan suka hati dan sedikit ketahui pekerjaan ayahnya, Adzima senantiasa terima pesanan-pesanan kubah Masjid Enamel itu. Terkecuali dia dapat menolong orang tuanya memperoleh pesanan, Adzima nanti dapat juga seringkali berjumpa dengan keluarganya di Kediri kampung halamannya.
Dengan belajar serta selalu belajar pada akhirnya Adzima buka kantor Kontraktor Kubah Masjid Enamel jadi usaha sampingannya. Dimuka tempat tinggalnya dia tersisa ruangan kecil untuk kantornya. Adzima makin populer di kota Surabaya jadi kontraktor bukanlah jadi konsultan pabrik sekali lagi. Begitu pada akhirnya Adzima pilih pekerjaan jadi Kontraktor Kubah Masjid Enamel saja.
Dengan argumen menginginkan menjenguk anaknya serta mengantarkan anaknya bertandang ke kebun binatang di Surabaya, nyaris tiap-tiap bulan ayah Azmi datang ke Surabaya. Diluar itu juga ayah Azmi datang ke kota Surabaya untuk penuhi keperluan spiritualnya, bertandang pada Sunan Ampel. Telah mulai sejak dia berumur 25 th., ayah Azmi tiap-tiap 40 hari sekali datang ke Sunan Ampel. Tiap-tiap malam jum’at legi ayah Azmi itu senantiasa menginap di sekitaran makam Sunan Ampel. Beliau berdo’a memohon perlindungan, keringanan, serta ketentraman lewat kunjungannya ke makam orang yang dia anggap mempunyai kesucian lebih di banding dianya. Diluar itu juga ayah Azmi mengharapkan anak-anaknya yang masih tetap sekolah dapat memperoleh nilai yang bagus serta anaknya yang telah bekerja tetaplah di beri keberhasilan dalam pekerjaannya. Tetapi, walau ayah Azmi teratur datang ke makan Sunan Ampel, beliau tidak sempat mengganggu pekerjaannya jadi seseorang Kontraktor Kubah Masjid Enamel.

Tags :

Narasi Kontraktor Kubah Masjid di Kabupaten Rembang Jawa Tengah

Narasi Kontraktor Kubah Masjid di Kabupaten Rembang Jawa Tengah

Disaat kita berkumpul dengan semua teman teman kuliah kita dikampus tentulah tak asik rasanya jika kita tidak saling bergurau satu sama lain atau berbagi cerita masing masing. Bahkan akan lebih seru lagi jika salah satu dari orang orang yang nongkrong dengan asiknya ternyata memiliki banyak sekali pengalamn yang berkesan.

Abbas yaitu rekanku kuliah yang mana dia asli dari orang Kabupaten Rembang Jawa Tengah., dia mempunyai banyak cerita yg tidak dapat dinalar dengan otak umumnya orang. Dia yaitu orang yang menyukai jalan dari Kontraktor Kubah Masjid satu ke Kontraktor Kubah Masjid yang lain. Waktu itu kita tengah asik seperti umum nongkrong di warung kopi dekat universitas kami mendadak saja muka si Abbas ini muncul dimuka tempat kami nongkrong. Berwajah yang nyebelin serta sok polos buat kita tidak sempat lupa selalu untuk ngerjain dia karna bagaimanapun juga dia yaitu rekan yg tidak dapat ditinggalkan dalam kondisi apa pun. Keberadaannya senantiasa perlu untuk kami, karna dengan terdapatnya dia ada tempat untuk melemparkan semuanya kekeliruan padanya dia yaitu kambing hitam dari tiap-tiap kami nongkrong di warung kopi. Variable berikut yang mana kita juga akan terasa kehilangan bila dia tak ada saat kami kawan kawan tengah bercakap asik dengannya. Tidak lupa memanglah tiap-tiap dia jalan senantiasa ada saja buku yang dia bawa karna dia memanglah penggemar membaca terutama buku mengenai filsafatnya tersebut. Juga pernah karena sangat biasanya dia berfilsafat dia sempat buat teori di mana kulit kuwaci bisa menyebabkan kiamat, argumennnya tuturnya Abbas, saat kulit itu selalu menumpuk serta beberapa ribu orang penggemar kuwaci menelan berisi serta kulitnya menumpuk juga akan buat bumi makin berat serta lama kelamaan juga akan terbenam didasar lautan. Tersebut logika dari seseorang kawa bernama Abbas ini.

Juga pernah satu saat dia membawa hape waktu salat di Kontraktor Kubah Masjid universitas, serta tiba – tiba dia pulang tanpa ada membawa handphonya saat dia kita bertanya baru dia ingat handphonenya ketinggal di Kontraktor Kubah Masjid. Sikapnya yang pelupa ini terlebih dengan barang barang elektroniknya yang sepanjang setahun saja dia dapat kehilangan handphonennya 2 x, aneh bukanlah. Serta semua itu bukanlah karna diambil orang namun karena di lupa menempatkannya di mana serta sesudah selang sebagian jam baru dia mengingatnya. Juga pernah dia iseng menelan ayam yang tak tahu dari tempat mana dia peroleh, karna saat itu memanglah kita tengah berburu binatang yang lewat dimuka tempat kos kami. Serta sesudah dia kita kasih tahu segera dimuntahkan makanan itu,. Dia memanglah sosok yang cukup patuh beragama.

Juga sempat satu cerita yg tidak sempat mungkin saja dilupakan, karenanya yaitu alat untuk menghinanya supaya tetaplah malu serta kelak tentu dengan stylenya anak yang menyukai pergi ke Kontraktor Kubah Masjid ini pastinya akan geram. Sempat satu saat dia sukai dengan seseorang wanita satu kelasnya, karna malu mengungkap dia catat dengan sepucuk surat sembari diam diam pastinya dia menulisnya ditengah malam. Namun tak tahu bagaimana ceritanya kertas itu malah menyebar di semua rekan satu kos karna nyatanya dia kelupaan sekali lagi menempatkan kertas itu serta segera saja dia tinggal kuliah. Aneh memanglah anak satu ini.

Tags :

Senandung Rindu di Kontraktor Kubah Masjid Kabupaten Pemalang Jawa Tengah

Senandung Rindu di Kontraktor Kubah Masjid Kabupaten Pemalang Jawa Tengah

Kehidupan di kota tentulah berbanding terbalik dengan kehidupan didesa. Bila kehidupan dikota telah tercemar oleh hiruk pikuk aktifitas masyarakat yang menggunakan berbagai macam teknologi. Didesa jauh lebih baik menurutku karena kehidupannya yang masih alami dan masyarakat yang menggunakan sistem tradisional disetiap aktifitasnya.

Di Sore yang masih tetap cukup cerah, belumlah ada sinyal tanda hujan juga akan turun saat itu kita masih tetap berdua menyusuri ladang di belakang tempat tinggal. Bermain layang – layang dengan menikmatinya dengan kawan kawan ditengah sawah, hingga ada yang melarangnya karna tanaman kedelai mereka ludes kami injak-ijak gara garanya menguber layangan yang terputus. Namun kemarahan itu tidak kami pedulikan karna kami tidak mau layangan kita hilang demikian saja. Oleh karena itu kami mesti selalu lari, serta nyatanya tersangkut di kubah Kontraktor Kubah Masjid di seberang jalan raya. Sangat terpaksa kami mesti memangjat Kontraktor Kubah Masjid sampai ke atas karna sayang toh itu mahal sekali kita beli hingga mesti tersisa uang jajan kita berhari – hari cuma untuk beli layangan saja. Sudah ku cobalah memohon supaya jadi ikatan kita untuk selama-lamanya, bagaimanapun juga itu mesti kita punyai dengan semua usaha yang kami punyai. Walau banyak yang berasumsi kita tergila hilang ingatan namun tetaplah tidak akam kita pedulikan. Akan tidak mungkin saja itu dapat kita capai bila tak ada usaha yang maksimum untuk mewujudkannya.,

Semuanya narasi diatas yaitu cerita senandung saya dengan rekan saya Aqil Sirojd itu yaitu narasi sekitaran 12 th. yang kemarin. Sesudah demikian lama apa yang kita rasa semua telah berlangsung belasan th. waktu lalu, serta sesudah semuanya yang kita lantas di masa kecil itu, kita haru terpisahkan karna saya masih tetap ada di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah sedang si Aqil mesti turut orangtuanya geser ke Bandung Jawa Barat. Tetapi, semua masih tetap teringat dalam ingatan ku serta saya belum juga pernah berjumpa denganya sekali lagi serta pada hari itu tanpa ada senagaja waktu saya sekedar duduk dimuka Kontraktor Kubah Masjid sembari buka akun media sosialku saya temukan saya teringat juga akan dia teman dekat kecilku serta saya coba mencarinya lewat program pencarian serta saya catat namanya nyatanya dia memakai nama aslinya, begitu bahagianya hatiku dapat lihat foto-fot kawan lamaku. Saya coba chating dia karna lihat nofikasinya masih tetap aktif, nyatanya lasung dibalang, saya yang masih tetap duduk dimuka Kontraktor Kubah Masjid segera mencari tempat yang tambah nyaman supaya tetaplah dapat chatingan tidak ada masalah.

Aqil masih tetap kembali kenang juga cerita kita yang menguber layangan hingga berkali – kali terkena geram oleh orang., dia kembali mengingatkan ada satu narasi yang lama sekali terpendam bila dahulu saat kecil saya pernah bercerita sempat sukai dengan wanita tetangga des asana, hingga kirim surat ke orang tuanya. Lucu memanglah mengingat masa kecil itu serta saat ini kita telah sama-sama dewasa belumlah ada saat kita untuk berjumpa kembali., namun saya memohon dia untuk meluangkan pulang ke Kabupaten Pemalang satu waktu kelak.

Tags :