Kubah Masjid Enamel Cut Mutia di Ibukota

Kubah Masjid Enamel Cut Mutia di Ibukota

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi akhi ukhti dan semua saudara – saudaraku muslim yang sedang membaca artikel di blog Kubah Masjid Enamel. Ya di pagi yang cerah ini jumpa lagi itu semuanya bersama dalam suasana yang berbahagia ini dan hari ini admin akan membagikan info – info menarik seputar masjid yang ada di Indonesia. Nah kali ini admin akan membahas mengenai salah satu masjid yang berada di ibukota Indonesia yakni DKI Jakarta ke Masjid Cut Mutia.

Ya masjid yang satu ini merupakan kubah masjid enamel yang terkenal di daerah Jakarta Pusat yakni masjid yang terletak di Jalan Cut Mutia nomor 1 Jakarta pusat DKI Jakarta Indonesia. Tahukah saudaraku semua bahwa masjid ini merupakan salah satu dari Masjid yang merupakan peninggalan sejarah dari zaman penjajahan kolonial Belanda. Ya benar sekali pada masa saat penjajahan Belanda masuk di Indonesia di masa itu Masjid Cut Mutia ini sedang berlangsung proses pembangunannya menu sehari – hari masyarakat di sekitar daerah Jalan Cut Mutia nomor satu itu sendiri.

Yang menarik dari masjid satu ini ialah masjid yang cut Mutia ini memiliki keunikan tersendiri dan kemungkinan besar tidak terdapat atau tidak bisa dijumpai di masjid – masjid di daerah lainnya yang ada di Indonesia maupun di seluruh dunia. Menjadi salah satu keunikan dari Masjid Cut Mutia ini adalah mihrabnya. Apa yang menarik dari Mihrab di kubah masjid enamel itu? Yang menarik dari mihrab yang terdapat di Masjid Cut Mutia ini adalah dengan diletakkannya terapi samping kiri dari shaf sholat yang mana tidak seperti pada umumnya yang berada di tengah.. Selain itu juga posisi dari soft nya sendiri juga terdekat miring terhadap bangunan Masjid Cut Mutia ini sendiri karena bangunan Masjid Cut Mutia ini tidaklah tepat mengarah ke arah kiblat.

Jadi seperti yang kita ketahui di daerah mungkin sekarang ini juga Mulai seperti itu ya yang terjadi yakni posisi dari keypadnya sedikit dimiringkan sekarang karena dari pengukuran zaman modern ini Rupanya masih banyak masjid – masjid yang ada di Indonesia yang arah kiblatnya itu tidak menuju ke Masjidil Haram nah maka dari itu sekarang yang gencar gencarnya dilakukan pengukuran ulang dan didapat hasil yaitu arah dari kiblat di masjid – masjid sekarang sedikit miring dan disesuaikan dengan arah ke Masjidil Haram.

Sekian dulu sodaraku umat muslim sekalian pembahasan kita di blog kubah masjid enamel hari ini. Semoga ilmu yang kita dapatkan hari ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Selamat pagi, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.