Masa Jual Bibit dan Pohon Pule

Masa Jual Bibit dan Pohon Pule

Bagus Putro Dinoyo peduli terhadap Lingkungan Pengkol Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom. Saat ini sedang marak akan penanaman pohon di pinggir jalan yang membuat para pengendara semakin nyaman saat berkendara di jalan pada musim panas. Selain itu, bisa digunakan untuk mengurangi polusi yang ada di jalan. Pengendara sepeda motor terutama harus berjaga-jaga masker jika melewati jalan yang berdebu dan panas. Penanaman pohon di pinggir jalan di harapkan sedikit lebih kecil dari biasanya agar rantingnya tidak terlalu ke tengah jalan. Jika ranting ke tengah jalan akan mengganggu lalu lintas kendaraan yang sedang melintas jalan tersebut. tanaman yang di tanam juga harus memiliki akar yang kuat karena jika nanti ada angin yang besar diharapkan tidak dapat merobohkan tanaman yang ada di pinggir jalan. Tanaman yang ada di pinggir jalan ini juga dapat di manfaatkan oleh penjual, semisal Jual Bibit dan Pohon pule.

Walaupun demikian penjual di pinggir jalan hanya boleh berteduh saja, tidak boleh menggunakan pohon sebagai blok atau sebagai apaun. Karena tanaman ini tidak boleh di paku dengan yang lainnya. Hanya boleh di buat berteduh oleh para penjual di bawahnya. Mereka akan berpindah tempat jika tempat tersebut akan mulai panas. Jika mereka memasang tempat berteduh juga di perbolehkan asalkan tidak menggunakan batang tanaman sebagai tiang penyangganya. Mereka harus membuat penyangga sendiri di bawah pohon yang sudah besar tersebut. Seperti bapak Budi yang membuat tempat berteduh dari bahan bambu untuk Jual Bibit dan Pohon Pule. Bapak Budi mengaku barang dagangannya juga dia tinggalkan di bawah pohon pinggir jalan tersebut jika malam hari. Bapak Budi hanya mengunci dengan gembok kecil saja. Beliau juga tidak menggunakan seperti memaku tanaman di pinggir jalan. Beliau tidak mau memaku pohon di pinggir jalan Karena yang dia jual adalah tanaman juga. Bapak Budi ini sangat peduli terhadap lingkungan.

Bapak Budi yang menikmati masa Jual Bibit dan Pohon Pule di bawah pohon pinggir jalan merasa senang. Beliau merasa terbantu jika diperbolehkan dapat berjualan di sana karena rumah pak Budi letaknya berada jauh dari jalan raya. Pak Budi yang tidak lagi menjajakan dagangannya keliling kampung ke kampung lainnya merasa untungnya pula juga semakin bertambah karena tidak mengeluarkan dana transportasi yang besar. Hanya biasanya bensin satu liter untuk setu hari tetapi dengan jualan di pinggir jalan dapat di gunakan untuk satu minggu. Dia juga tidak takut jika ada satpol pp yang bertugas jarena memang banyak teman pak Budi di sepanjang jalan tersebut dan tidak menggangu lalu lintas yang ada.