Kota Batik Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Kabupaten Pekalongan

Kota Batik Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Kabupaten Pekalongan

Hari raya idul fitri atau juga biasa disebut dengan lebaran. Hari kemenangan bagi seluruh umat muslim diseluruh dunia. Hari dimana seluruh umat muslim saling membersihkan dosa kepada sesama dengan saling memaafkan semua kesalahan yang pernah dilakukan. Biasanya masyarakat di Indonesia akan mempersiapkan banyak makanan untuk disajikan kepada tamu selama lebaran.
Mendekati hari raya idul fitri orang-orang di Desa Tinalan mulai disibukkan dengan persiapan persiapan seperti camilan yang juga akan dihidangkan diatas meja serta yg tidak ketinggal yaitu pakaian baru. Baju baru yang nanti dipakai untuk salat ied di Kontraktor Kubah Masjid Enamel pada saatnya kelak. Umumnya yang juga akan dibeli yaitu pakaian koko, kopyah serta jilban serta sarung. Lihat pakainan baju itu, kami sekeluarga tendangan untuk mencari baju di Jl Dhoho karna disitulah berlangganan istriku terkasih. Untuk buat istriku bahagian serta tentunga anakku terkasih bahagia saya haru menurutinya. Sampailah pada tokoo yang kita menuju itu nanti yaitu tempat yang umum dibeli oleh istriku. Lihat saksikan batik yang ada jadi ingat saat pergi ke Pekalongan Jawa Tengah saat itu kita cuma menginginkan mencari batik ciri khas dari Kabupaten Pekalongan yang memanglah populer dengan kain batiknya yang populer yaitu batik Humas atau singkatan dari batik Husein Mohammad Assegaf. Bahkan juga group music slank hingga membikinkan lagu untuk melukiskan keindahan dari batik Pekalongan ini. Pusatnya berada di Kecamatan Buaraan serta Wiradesa Kabupaten Pekalongan, memanglah saat itu kita tengah perjalanan ke Pekalongan untuk mencari kain batik dalam perjalanan kita meluangkan diri uhtuk singgah di Kontraktor Kubah Masjid Enamel terindah di sana. Karna memanglah kita tidak tengah terburu buru untuk pergi ke Pekalongan. Nikmati keindangan kota Pekalongan juga satu diantara maksud kami tersebut mengapa kita tidak mau saat kita sangat cepat meninggalkan pekalongan.

Teringt Pekalongan juga teringat Sarung Gajah Duduknya saat dimuka th. 2000 an sarung itu jadi begitu populer di kelompok orang-orang. Tiap-tiap beli sarung tentu segera mengatakan kata gajah duduk karna kata itu telah menempel di ingatan kami. Terlebih waktu tersebut kita meluangkan diri singgah di Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Untuk berteduh serta lihat keindahan kota Pekalongan, masih tetap ada sekali lagi maksud yang belum juga kita kunjingi sudah pasti nikmati pantainya Pekalongan yangada yaitu SUnter Depok serta Pantai Wonokerto serta yang paling akhir menginap di Pantai pasir Kencana Pekalongan. Di mana tempatnya cuma berjarak 4 km. dari pusat perkotaan Pekalongan. Sesaat, sembari menanti rekan yang tuturnya juga akan menjempu tkami untuk mengantarkan berkeliling-keliling kota Pekalongan saya mesti menanti terlebih dulu dengan meminggirkan mobilku untuk masuk di tempat parker di Kontraktor Kubah Masjid Enamel besar pekalongan. Tuturnya, dia masih tetap pergi dari stasiun Sragi yang mana stasiun hanya satu di Kabupaten pekalongan. Sembari menanti saya masih tetap sekedar duduk enjoy dimuka Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Karna nampaknya masih tetap begitu lama kehadirannya hingga, apa sekali lagi tuturnya dia juga masih tetap mencari utang motor sama rekan yang juga akan mengantarnya wah bakalan lama ini tentunya.