daun-sirsakSirsak atau annona muricata linn ini masih berkerabat dengan srikaya yang berasal dari daerah tropis di Amerika yaitu Meksiko, Peru dan juga Argentina. Pada daerah asalnya, buah sirsak ini menjadi tanaman buah penting dan juga mewah.

Para masyarakat Spanyol lalu membawa tanamn ini ke Filipina dan ternyata juga bisa tumbuh dengan baik di beberapa negara tropis lainnya termasuk salah satunya adalah Indonesia.

Sirsak yang diambil dari bahasa Belanda yakni Zuurzak mempunyai arti kantung asam, Sedangkan pada beberapa negara lainnya memiliki sebutan yang berbeda-beda seperti agrio [Spanyol], seetha [Tamil], seremania [Fiji], Soursop [Inggris], ciguofan lizhi [Cina], gunyctbano [filipina] dan masih banyak lagi sebutan lainnya.

Pohon sirsak ini bisa tumbuh dengan sangat baik di beberapa wilayah Indonesia yang dibudidayakan secara besar atau sekedar di tanam pada pekarang rumah saja.

Tanaman sirsak ini sudah terkenal sebagai bahan alami dalam membunuh sel kanker yang mencapai 10.000 kali lebih besar jika dibandingkan dengan kemoterapi.

Manfaat dari sirsak lainnya adalah sebagai anti jamur atau fungsi, ampuh melawan banyak jenis cacing dan parasit, depresi, menurunkan tekanan darah tinggi, stress, memperbaiki sistem saraf yang rusak dan masi banyak lagi.

Salah satu institue di Amerika juga sudah menguak keajaiban dari tanaman yang satu ini. Sebab bisa membunuh sel kanker dengan sangat efektif, aman, tidak menimbulkan rasa mual, rambut rontok, penurunan berat badan yang umumnya terjadi saat melakukan kemoterapi.

Hasil penelitian dari sari buah sirsak juga terbukti ampuh membunuh sel kanker jahat dan juga 12 macam tipe kanker yang berbeda-beda seperti kanker prostat, kanker paru paru, kanker usus besar, kanker payudara dan kanker pankreas.

Klasifikasi Tanaman Sirsak

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Genus: Anonna
  • Ordo: Magnoliales
  • Famili: Annonaceae
  • Spesies: Annona muricata

Morfologi Sirsak

  • Daun: Memiliki daun berwarna hijau muda dan tua, panjang 6 sampai 18 cm dengan lebar 3 sampai 7 cm, berbentuk lonjong seperti telur dengan bagian ujung meruncing dan ada sebagian yang tumpul, bagian atas daun berwarna mengkilap dan halus sementara kusam pada bagian bawah. Baunya cukup menyengat dengan tangkai berukuran 3 sampai 10 mm.
  • Bunga: Bunga sirsak tunggal dan mempunyai semacam putik sehingga disebut dengan berpistil majemuk. Pada bagian mahkota memiliki jumlah 6 sepalum yang terdiri dari 2 buah lingkaran bentuk segitiga, tebal dan kau serta berwarna kuning agak keputihan, namun jika sudah tua akan mekar dan kemudian berubah menjadi buah.
  • Buah: Berwarna hijau agak kekuningan saat matang dan berwarna hijau muda jika masih mentah. Bentuk buah oval dan tidak begitu tajam. Buah sirsak normal dan cukup tua memiliki berat sekitar 500 gram dengan warna kulit hijau kekuningan dan mengkilap. Untuk empuk, keras, manis dan juga keasaman serta aroma buah sangat bervariasi tergantung dari kualitas buah tersebut. Pada bagian daging buah sangat lembut berwarna putih dan pada bagian dalamnya terdapat biji berbentuk lonjong warna hitam.
  • Biji: Biji sirsak berwarna hitam atau coklat dengan bentuk lonjong denga panjang 16.8 mm dan lebar 9.6 mm. Jumlah biji beragam sekitar 20 sampai 70 buah biji jika tanaman normal. Apabila tidak normal, maka biji berwarna putih agak kecoklatan.
  • Akar: Mempunyai sistem akar tunggang dan tidak terdapat tudung akar, memiliki kandungan cambium, tidak memiliki koleorhiza atau koleoptil dan akar bisa tumbuh dengan besar.

Demikian ulasan lengkap yang bisa kami berikan mengenai klasifikasi, ciri dan juga morfologi dari pohon sirsak, semoga bisa menambah informasi anda.

Leave a Reply